Kita hidup sebagai jiwa yang hidup didalam badan. Dengan adanya badan kita dapat merasakan diri kita dan keberadaan kita. Dan mengapa jiwa (saya/semua) tercipta ada di alam semesta ini? Walaupun dengan badan apa saja jiwa (saya) tetap ada Dari: Hera
Sebanarnya pembahasan tentang jiwa tertulis secara panjang lebar di artikel pada link-link ini:
Serta dibahas dalam bab khusus pada buku Merekonstruksi Hindu yang softfilenya dapat di download di sini:
Namun secara sederhana dapat dikatakan bahwa jiva adalah entitas sejati kita sebagai sebuah energi. Sebagaimana hukum kekekalan energi, jiwa tidak terciptakan dan juga tidak dapat dimusnahkan. Jiva akan selalu mengembara dari satu badan ke badan yang lain, dari satu tempat ke tempat yang lain. Lalu kenapa kita ada di dunia ini yang penuh dengan suka dan duka? Kenapa kita tidak moksa, ada di vaikuntha atau nirvana? Karena kita punya free will yang disebut dengan istilah iccha. Menurut filsafat Veda, dengan kebebasan tersebut dikatakan sang jiva telah memilih untuk mengembara di dunia material ini dan Tuhan sebagai Yang Maha Pengasih mendukung dengan menciptakan dunia material beserta isinya. Namun jika sang jiva mau dan mampu kembali ke kedudukannya sejati dan mampu melepaskan ikatan dunia material ini, maka pada saat itulah disebut sebagai kondisi moksa.
Salam,-
%d bloggers like this: