Dialog Tentang Jiva – Part6

Dialog Tentang Jiva – Part6

Murid: Jikalau prinsip-prinsip kehidupan materialistik ini terus mengotori kesadarannya sampai saat ajal, bagaimana nasib sang jiva selanjutnya? Guru: Dia kembali terperangkap dalam mrtyu-samsara vartmani, jalur derita kelahiran dan kematian di dunia fana (perhatikan...
Dialog Tentang Jiva – Part5

Dialog Tentang Jiva – Part5

Murid: Para sarjana duniawi khususnya mereka yang berkecimpung dibidang biologi telah membuktikan secara pasti melalui penelitiannya berulang-kali di laboratorium bahwa apa yang disebut jiva atau roh tidak ada dalam badan jasmani, sebab mereka tidak melihatnya....

Dialog Tentang Jiva – Part4

Murid: Bebas dari maya atau khayalan berarti seseorang menyadari dan menginsyafi bahwa dirinya bukan badan jasmani tetapi jiva nan abadi. Bukankah anda juga mengajarkan demikian? Guru: Betul, tetapi saya tidak mengajarkan bahwa makhluk hidup (jiva) identik atau sama...

Dialog Tentang Jiva – Part3

Murid: Akibat-akibat buruk apa yang timbul di masyarakat dari paham jasmaniah yang keliru ini? Guru: Banyak. Pertama,  para jiva berjasmani manusia tidak pernah puas atas hasil kerja yang dicapainya. Jika tidak puas, bagaimana mungkin bahagia? Kedua,  mereka terpaksa...

Dialog Tentang Jiva – Part2

Murid: Anda telah mengatakan bahwa segala makhluk hidup (jiva) dan seluruh alam material dikendalikan oleh Tuhan. Lalu dimana letak peranan Tuhan sebagai pengendali para jiva yang dibelenggu oleh tri-guna? Guru: Sesuai dengan unsur-unsur tri-guna yang dominan...

Dialog Tentang Jiva – Part1

Murid: Apa yang dimaksud dengan jiva Guru? Guru: Secara umum, jiva juga disebut dengan roh, yaitu sesuatu yang menghidupi badan jasmani ini. Jiva berasal dari kata jiv yang berarti menghidupkan. Karena ada jiva dalam badan jasmani, maka badan jasmani hidup dan aktif...
Translate »