Sloka dalam kitab suci yang mengharuskan seseorang berguru kepada seorang guru kerohanian terutama sekali terdapat dalam Bhagavad Gita sloka 4.2 dan 4.34. “evaḿ paramparāprāptam imaḿ rājarṣayo viduḥ saleneha mahatā yogo naṣṭaḥ parantapa, Ilmu pengetahuan yang paling utama ini diterima dengan cara sede- mikian rupa melalui rangkaian garis perguruan guru-guru kerohanian, dan para raja yang suci mengerti ilmu pengetahuan tersebut dengan cara seperti itu. Tetapi sesudah beberapa waktu, garis perguruan itu terputus; karena itu, rupanya ilmu pengetahuan yang asli itu sudah hilang.”(Bg.4.2) dan “tad viddhi praṇipātena paripraśnena sevayā upadekṣyanti te jñānaḿāninas tattvadarśinaḥ, Cobalah mempelajari kebenaran dengan cara mendekati seorang guru kerohanian. Bertanya kepada beliau dengan tunduk hati dan mengab- dikan diri kepada beliau. Orang yang sudah insaf akan dirinya dapat memberikan pengetahuan kepadamu karena mereka sudah melihat kebenaran itu (Bg. 4.34).